Tanjung perak-|| Diakhir Tahun 2025 Angka Kriminalitas Wilayah Polres Tanjung Perak Turun Dibanding Tahun Sebelumnya Dan Upaya pemberantasan kasus kejahatan di kota Surabaya tentunya wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak terbukti turun setalah kepolisian memberikan himbauan terhadap masyarakat untuk di minta memasang gembok ganda yaitu di bagian cakram.
Hal itu di sampaikan oleh AKBP Wahyu Hidayat Kapolres Tanjung Perak saat konferensi pers penutupan akhir tahun. Ia menyampaikan bahwa pihaknya sepanjang tahun 2025 berhasil mengungkap kasus kasus kejahatan yang terdiri dari 3C (Curat, Curas, dan Curanmor.)
"Kaus yang di ungkap di tahun 2025 mulai dari Januari hingga Desember. sebanyak 1.731. ini merupakan laporan yang masuk, sementara yang diselesaikan 1.664 perkara." Jelas Wahyu Hidayat, Senin (29/12).
Lanjut Wahyu Hidayat, menurutnya. Capaian ini menunjukkan tingkat penyelesaian perkara yang tinggi sekaligus menggambarkan efektivitas kerja Polsek Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dibandingkan dengan tahun 2024,
Perbedaan kinerja terlihat cukup jelas. Pada tahun 2024, jumlah tindak kriminal tercatat sebanyak 1.990 kasus dengan penyelesaian sebanyak 1.517 perkara.
“Artinya, terjadi penurunan jumlah kejahatan sebesar 259 kasus pada tahun 2025 atau setara dengan penurunan sekitar 13 persen,” katanya.
Masih katanya, ia menyampaikan bahwa penurunan ini menjadi indikator penting bahwa strategi pencegahan dan penegakan hukum yang diterapkan berjalan secara efektif. Di sisi lain, peningkatan kinerja justru terlihat dari jumlah penyelesaian perkara. Sepanjang 2025,
"Jadi jumlah kasus yang berhasil diungkap dan dituntaskan meningkat sebanyak 147 perkara atau naik sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” Bebernya.
Wahyu menambahkan, Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras jajaran Satreskrim bersama seluruh fungsi operasional Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Meski dihadapkan pada kompleksitas wilayah pelabuhan yang dinamis dan rawan tindak pidana,
aparat kepolisian tetap mampu meningkatkan kualitas pengungkapan kasus secara profesional dan terukur. Dalam evaluasi internal,
"Penurunan angka kriminalitas bukan hanya hasil dari penindakan semata, tetapi juga sebuah dari pendekatan preventif, patroli intensif, serta penguatan sinergi dengan masyarakat, dan pemangku kepentingan di kawasan pelabuhan." Ujarnya.
Imbuhnya. Orang nomor 1 di Polres Tanjung Perak ini menuturkan Anev akhir tahun ini menjadi pijakan penting bagi Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan dan menjaga kepercayaan publik. Ke depan,
Menurutnya. kepolisian berkomitmen mempertahankan tren positif dengan memperkuat upaya pencegahan, meningkatkan respons cepat terhadap laporan masyarakat, serta memastikan setiap perkara ditangani secara transparan dan profesional.
"Dengan capaian tersebut, Polres Pelabuhan Tanjung Perak menunjukkan bahwa kerja konsisten dan humanis mampu menciptakan rasa aman, sekaligus menekan angka kriminalitas secara nyata di tengah aktivitas pelabuhan yang terus berkembang." Pungkasnya
dibaca